Lapor SPT Tahunan? Bagaimana Caranya Jika Ada Pindah Kantor?

Ali Putera

|

2 March, 2024

Bagikan artikel ini

Icon Facebook

Icon Twitter

Bagaimana cara pelaporan SPT Tahunan bagi karyawan yang pindah kantor? Berikut langkah-langkah yang bisa kamu lakukan!

SPT

Sumber : Pasardana

Setiap Wajib Pajak memiliki kewajiban untuk melaporkan penghasilannya kepada pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) setiap tahun. Laporan ini disampaikan bersama dengan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan. Kewajiban pelaporan pajak berlaku terhadap Wajib Pajak yang telah memiliki penghasilan dengan bekerja.

Meskipun pindah kantor atau tempat kerja dalam waktu kurang dari setahun, seorang karyawan tetap wajib dan bisa melaporkan SPT Tahunan. Nah, bagaimana caranya? Yuk, baca lebih lanjut ulasan mengenai langkah-langkah pelaporan SPT Tahunan saat baru pindah kantor berikut ini!

SPT

Sumber : Tribunnews

1.    Mempersiapkan Dokumen Bukti Potong

Langkah pertama yang wajib kamu lakukan adalah mempersiapkan dokumen bukti potong pajak. Karena statusnya pindah kantor, kamu perlu menghubungi bagian terkait yang mengurus pajak di kantor lama untuk mendapatkan dokumen tersebut. Bukti potong pajak dari perusahaan lama dan perusahaan baru nantinya akan digunakan dalam pelaporan SPT Tahunan.

2.    Melaporkan Pajak Secara Online

Tahap berikutnya adalah melakukan pelaporan pajak secara online sebelum batas akhir waktu yang ditentukan. Tidak perlu bingung, kamu dapat melakukan pelaporan SPT Tahunan PPh 21 secara online lewat website DJP Online. Proses pelaporan ini biasanya berlangsung pada Maret setiap tahun.

3.    Login Pada Laman DJP Online

Sebelum melakukan pelaporan SPT Tahunan, kamu perlu login di DJP Online dengan menggunakan akun yang telah dibuat sebelumnya. Masukkan NPWP dan password untuk mengakses akun tersebut.

4.    Mengisi Informasi di Kolom e-Filing

Jika kamu memilih untuk menggunakan e-Filing untuk melaporkan SPT Tahunan, pilih opsi “Buat SPT”. Kemudian, kamu bisa mengikuti petunjuk yang diberikan serta menjawab pertanyaan yang ditampilkan dalam kolom. Pilih Jenis SPT yang ingin dilaporkan.

Ada dua formulir yang disediakan untuk karyawan dan dibedakan berdasarkan jumlah penghasilan. Formulir 1770S ditujukan kepada karyawan yang memiliki penghasilan 60 juta per tahun atau lebih. Sementara itu, formulir 1770SS ditujukan kepada karyawan dengan penghasilan kurang dari 60 juta per tahun.

Isi data dalam formulir berupa tahun pajak, status SPT, dan nomor pembetulan jika ada. Kemudian masukkan bukti potong pajak dengan klik “Tambah” pada pojok kanan atas. Isi juga kolom yang tersedia seperti jenis pajak, NPWP pemotong, nama pemotong, nomor bukti pemotongan, tanggal bukti pemotongan, dan jumlah PPh yang dipungut.

5.    Menambahkan Bukti Potong Kedua

Pada tahap ini, ada perbedaan antara pekerja yang baru pindah dan pekerja yang tidak pindah dalam jangka satu tahun pelaporan SPT Tahunan. Pekerja yang pindah kantor wajib mengisi data perusahaan lama dan baru dalam laporannya.

Pekerja yang pindah harus menambah bukti potong kedua dengan cara klik “Tambah” pada bagian Daftar Pemotongan/Pemungutan PPh oleh Pihak Lain dan PPh yang Ditanggung Pemerintah.

6.    Mengisi Informasi Lainnya

Selanjutnya, kamu perlu mengisi sejumlah informasi lainnya seperti penghasilan neto dalam negeri, penghasilan yang tidak termasuk objek pajak, penghasilan yang telah dipotong PPh final, harta, utang, zakat, dan status kewajiban perpajakan suami istri. Setelah itu, pilih opsi Kirim SPT.

Masalah yang kerap dialami oleh karyawan yang pindah kerja adalah munculnya status kurang bayar. Ini terjadi karena penghasilan wajib pajak karyawan telah dikurangi PTKP sebanyak dua kali, yaitu di perusahaan lama dan baru. Karena hal tersebut, nilai pajak terutang bisa lebih besar dari yang sudah ada di satu bukti potong masing-masing perusahaan. Dengan menambahkan dua bukti potong dalam pelaporan SPT Tahunan, masalah ini bisa diatasi. Ini dia penjelasan mengenai cara pelaporan SPT Tahunan bagi karyawan yang pindah kantor dalam satu tahun. Khusus bagi perusahaan, bisa menggunakan Nusawork untuk mendapatkan solusi administrasi dengan software HR termasuk optimasi perhitungan payroll dan fitur lainnya yang lengkap dan berguna untuk bisnis.

Baca lebih lanjut mengenai dunia manajemen karyawan dan perusahaan di sini!

Artikel Terkait

THR Cuma Numpang Lewat? Ini Cara Jitu Persiapan THR Biar Gak Boncos!

Blog

THR Cuma Numpang Lewat? Ini Cara Jitu Persiapan THR Biar Gak Boncos!

Bulan Ramadhan sebentar lagi tiba, dan satu hal yang paling dinantikan selain buka puasa bersama adalah THR (Tunjangan Hari Raya). Tapi jujur deh, sering gak sih merasa THR itu kayak “tamu” yang cuma mampir sebentar? Baru cair pagi, sorenya sudah habis buat checkout keranjang kuning atau bayar hutang paylater. Apa saja langkah- langkah yang harus kamu lakukan untuk persiapan THR?…

Baca:  WFH dilarang kantor? Ternyata WFH bermanfaat bagi kantor juga loh!
nusawork
|
31 January, 2026
Transformasi Kantor Hijau: Mengapa Digitalisasi dan Efisiensi Energi Adalah Kewajiban Bisnis Terkini

Blog

Transformasi Kantor Hijau: Mengapa Digitalisasi dan Efisiensi Energi Adalah Kewajiban Bisnis Terkini

Di tahun 2026, wajah perkantoran telah berubah drastis. Jika beberapa tahun lalu gerakan tanpa kertas (paperless) dianggap sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), kini kondisinya telah berbeda. Digitalisasi dan efisiensi energi untuk perkantoran telah bertransformasi menjadi kebutuhan regulasi yang mengikat bagi banyak sektor bisnis. Perusahaan yang lambat beradaptasi tidak hanya tertinggal dalam hal tren, tetapi juga berisiko…

Baca:  Sama Tapi Beda! Ini Dia Bedanya HRIS dan HRMS
nusawork
|
28 January, 2026
Strategi "Snowball" Warren Buffett: Membangun Kekayaan Melalui Konsistensi dan Kesederhanaan

Blog

Strategi “Snowball” Warren Buffett: Membangun Kekayaan Melalui Konsistensi dan Kesederhanaan

Banyak orang memimpikan kekayaan instan, namun Warren Buffett, pria yang dijuluki sebagai “Oracle of Omaha”, membuktikan bahwa kekayaan sejati dibangun di atas pondasi kesabaran. Buffett tidak menjadi miliarder dalam semalam; faktanya, lebih dari 90% kekayaannya justru didapatkan setelah ia melewati usia 50 tahun. Kisah hidupnya adalah pengingat bagi kita semua bahwa strategi finansial Warren Buffett berfokus pada kekuatan waktu dan…

Baca:  Cara Hitung Iuran BPJS Ketenagakerjaan Karyawan Beserta Aturannya
nusawork
|
24 January, 2026
nusawork

Siap untuk kerja lebih produktif dengan Nusawork?

Optimalkan administrasi HR perusahaan Anda dan tingkatkan produktivitas karyawan dengan sistem HR terintegrasi.