Jalur Cepat Legalitas Bisnis: Panduan Tuntas dan Anti-Ribet Mendirikan PT di Era OSS-RBA

nusawork

|

20 October, 2025

Bagikan artikel ini

Icon Facebook

Icon Twitter

Jalur Cepat Legalitas Bisnis: Panduan Tuntas dan Anti-Ribet Mendirikan PT di Era OSS-RBA

Mendirikan perusahaan, terutama dalam bentuk Perseroan Terbatas (PT), adalah langkah strategis untuk menjalankan bisnis secara profesional dan mendapatkan perlindungan hukum penuh. Sejak diterapkannya sistem Online Single Submission Berbasis Risiko (OSS-RBA) melalui Undang-Undang Cipta Kerja, proses legalitas perusahaan kini menjadi jauh lebih efisien, cepat, dan terintegrasi. Oleh karena itu, memahami alur yang tepat sangatlah penting.

Tahap 1: Persiapan Awal dan Penentuan Jenis PT

Sebelum mengurus dokumen formal, calon pendiri harus menentukan arah dan struktur legal perusahaan. Pertama-tama, Indonesia membagi PT menjadi dua jalur utama berdasarkan modal dan jumlah pendiri, yaitu PT Persekutuan Modal (minimal 2 pendiri) dan PT Perorangan (cukup 1 pendiri, khusus UMK). Selain itu, Anda wajib menyiapkan data inti perusahaan, seperti nama PT (yang harus diizinkan oleh Kemenkumham), alamat domisili, dan KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) yang sesuai dengan kegiatan bisnis.

Baca:  Market Gap, Peluang Tersembunyi Lahirnya Bisnis dan Inovasi Sukses

Tahap 2: Proses Legalitas Badan Hukum (Di Notaris dan Kemenkumham)

Proses ini merupakan inti dari pendirian perusahaan, di mana status badan hukum Anda akan disahkan oleh negara. Setelah semua data disiapkan, Notaris akan memulai proses dengan mengajukan nama PT melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) Kemenkumham. Kemudian, Akta Pendirian PT yang memuat Anggaran Dasar (termasuk penetapan Modal Dasar PT) akan dibuat dan ditandatangani oleh semua pendiri di hadapan Notaris. Langkah selanjutnya, Notaris akan mengajukan permohonan pengesahan kepada Menteri Hukum dan HAM hingga terbit SK Pengesahan Badan Hukum PT, yang secara resmi mengakui kelahiran perusahaan Anda.

Tahap 3: Perizinan Berusaha Terintegrasi (Sistem OSS-RBA)

Setelah mendapatkan SK Pengesahan dari Kemenkumham, fokus bergeser pada perizinan operasional melalui platform digital OSS. Selanjutnya, Notaris akan membantu mendaftarkan perusahaan untuk memperoleh NPWP Perusahaan (Nomor Pokok Wajib Pajak). Setelah itu, Anda akan masuk ke portal OSS-RBA. Di sana, Anda akan mengisi detail perusahaan, dan sistem akan secara otomatis menerbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Baca:  Stop Nganggur! Ini Rahasia Dapetin Gaji UMR Lewat Magang Resmi Kemnaker 2025

Tahap 4: Penentuan Izin Usaha dan Komitmen

Kini, NIB yang Anda peroleh berfungsi sebagai identitas tunggal dan pintu gerbang perizinan. Hal yang perlu diperhatikan, OSS akan menentukan jenis izin berdasarkan Izin Usaha Berbasis Risiko sesuai KBLI: jika risiko Rendah, NIB langsung berlaku sebagai izin. Namun, jika risiko termasuk Menengah atau Tinggi, NIB akan disertai dengan komitmen Sertifikat Standar yang harus dipenuhi (seperti izin lokasi atau izin teknis lain) sebelum perusahaan dapat beroperasi penuh secara legal. Terakhir, perusahaan juga wajib didaftarkan di Berita Negara sebagai bentuk publikasi resmi.

Estimasi Biaya dan Waktu

Meskipun biaya pendirian PT dapat bervariasi (mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 15 juta tergantung jasa dan lokasi), prosesnya kini jauh lebih cepat. Secara umum, seluruh tahapan, mulai dari pembuatan Akta Notaris hingga terbitnya NIB di OSS RBA, dapat diselesaikan dalam waktu 7 hingga 14 hari kerja, asalkan semua data awal sudah lengkap dan akurat. Oleh karena itu, menyiapkan dokumen dengan cermat adalah kunci untuk Pendirian PT OSS RBA yang sukses.


Apakah perusahaan Anda siap untuk menerapkan aplikasi HRISHubungi tim Nusawork untuk demo gratis dan buktikan sendiri bagaimana HRIS mengubah cara Anda kelola karyawan menjadi lebih cerdas, cepat, dan berdampak. Nusawork - to make people smile.

Artikel Terkait

Transformasi Kantor Hijau: Mengapa Digitalisasi dan Efisiensi Energi Adalah Kewajiban Bisnis Terkini

Perusahaan

Transformasi Kantor Hijau: Mengapa Digitalisasi dan Efisiensi Energi Adalah Kewajiban Bisnis Terkini

Di tahun 2026, wajah perkantoran telah berubah drastis. Jika beberapa tahun lalu gerakan tanpa kertas (paperless) dianggap sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), kini kondisinya telah berbeda. Digitalisasi dan efisiensi energi untuk perkantoran telah bertransformasi menjadi kebutuhan regulasi yang mengikat bagi banyak sektor bisnis. Perusahaan yang lambat beradaptasi tidak hanya tertinggal dalam hal tren, tetapi juga berisiko…

nusawork
|
28 January, 2026
Kesalahan Payroll yang Sering Terjadi, HR Wajib Tahu Ini

Perusahaan

Kesalahan Payroll yang Sering Terjadi, HR Wajib Tahu Ini

Bagi tim HR dan manajemen, payroll bukan sekadar menghitung angka. Ia adalah detak jantung perusahaan: memastikan karyawan menerima haknya tepat waktu, akurat, dan transparan. Namun, kenyataannya banyak perusahaan masih berhadapan dengan masalah dan kesalahan payroll yang berulang dan melelahkan. Mengapa Payroll Sering Jadi Momok bagi HR? Beberapa kesalahan payroll yang sering terjadi: Human Error dalam Input Data Salah memasukkan jam…

nusawork
|
26 December, 2025
Efisiensi Kerja Akhir Tahun: Saatnya HR dan Manajemen Bertransformasi

Perusahaan

Efisiensi Kerja Akhir Tahun: Saatnya HR dan Manajemen Bertransformasi

Setiap akhir tahun, HR dan manajemen menghadapi rutinitas yang melelahkan, mulai dari laporan kinerja, perhitungan payroll, bonus, hingga evaluasi SDM. Di balik tumpukan data, ada tekanan psikologis yang nyata: Karyawan menunggu kepastian bonus dan apresiasi. HR kewalahan dengan administrasi manual yang rawan kesalahan. Manajemen cemas apakah strategi SDM tahun depan bisa lebih efisien. Masalahnya, banyak perusahaan masih bergantung pada sistem…

nusawork
|
22 December, 2025
nusawork

Siap untuk kerja lebih produktif dengan Nusawork?

Optimalkan administrasi HR perusahaan Anda dan tingkatkan produktivitas karyawan dengan sistem HR terintegrasi.