Metode ADDIE: Panduan Ampuh HR Ciptakan Program Pelatihan Berkualitas Tinggi

tulus

|

16 April, 2025

Bagikan artikel ini

Icon Facebook

Icon Twitter

nusawork-Metode ADDIE- Panduan Ampuh HR Ciptakan Program Pelatihan Berkualitas Tinggi

Di era yang penuh dengan perubahan, para HR membutuhkan strategi yang solid untuk menciptakan program pelatihan yang berkualitas tinggi. Metode ADDIE, sebagai model desain instruksional yang telah teruji, muncul sebagai solusi ideal. Model ini dikenal efisien dalam meningkatkan proses pembelajaran dan pengembangan. Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam tentang apa itu metode ADDIE dan bagaimana kita bisa menerapkannya.

Apa itu Metode ADDIE?

Metode ADDIE adalah kerangka kerja desain instruksional yang terkenal, digunakan secara luas dalam pengembangan program pelatihan dan pembelajaran. Ini adalah akronim dari lima tahapan utama: Analisis (Analysis), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation).

Analisis

Tahap ini merupakan fondasi dari seluruh proses. Di sini, HR  dan pengembang pelatihan mengevaluasi kebutuhan dan tantangan yang ada. Mereka menentukan tujuan pelatihan, menganalisis karakteristik audiens, dan mengidentifikasi sumber daya yang tersedia. Analisis ini membantu dalam merumuskan strategi pelatihan yang tepat dan menargetkan isu-isu kritis yang perlu ditangani.

Desain

Tahap desain melibatkan perencanaan rinci tentang bagaimana pelatihan akan disampaikan. Ini termasuk pengembangan tujuan pembelajaran, pemilihan metode dan media pengajaran, serta penentuan struktur dan urutan konten. Desain ini harus mencerminkan kebutuhan dan preferensi audiens target, serta mempertimbangkan batasan waktu dan anggaran.

Pengembangan

Pada tahap ini, rencana desain diubah menjadi materi pelatihan konkret. Ini bisa berupa modul e-learning, materi cetak, video, atau simulasi. Pengembangan ini sering melibatkan iterasi dan revisi untuk memastikan bahwa materi pelatihan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan dan menarik bagi peserta.

Bagaimana Cara Mengimplementasikan Metode ADDIE?

Mengimplementasikan metode ADDIE memerlukan pendekatan yang terstruktur dan fokus pada kualitas pada setiap tahapannya.

Implementasi

Tahap ini adalah tentang membawa rencana ke dalam aksi. Ini melibatkan penyampaian materi pelatihan kepada peserta. Implementasi dapat berupa sesi pelatihan tatap muka, modul online, atau kombinasi keduanya. Penting untuk memastikan bahwa semua aspek logistik, seperti jadwal, teknologi, dan materi pendukung, telah disiapkan dengan baik. Pelatihan instruktur dan komunikasi dengan peserta juga merupakan bagian penting dari tahap ini.

Evaluasi

Evaluasi adalah tentang mengukur efektivitas pelatihan. Ini dilakukan melalui pengumpulan dan analisis feedback dari peserta, penilaian kinerja, dan pengukuran dampak pelatihan terhadap kinerja organisasi. Evaluasi ini membantu dalam mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan program, yang dapat digunakan untuk perbaikan di masa mendatang. Evaluasi berkelanjutan juga membantu dalam memastikan bahwa pelatihan tetap relevan dan efektif seiring berjalannya waktu.

Dengan mengikuti tahapan-tahapan metode ADDIE secara sistematis, HR dan pengembang pelatihan dapat menciptakan program yang tidak hanya efektif tetapi juga menarik dan relevan dengan kebutuhan peserta.

Metode ADDIE merupakan alat yang ampuh bagi HR untuk mengembangkan dan mengimplementasikan program pelatihan yang efektif. Dengan mengikuti lima tahapan ini, organisasi dapat memastikan bahwa program pelatihan mereka tidak hanya terstruktur dengan baik tetapi juga memenuhi kebutuhan spesifik audiens mereka. Dengan demikian, metode ADDIE membuka jalan bagi pengembangan sumber daya manusia yang lebih efisien dan efektif.

Artikel Terkait

Feedback Tanpa 'Baper': Cara Membangun Budaya Kritik Sehat di Kantor

Dunia HR

Feedback Tanpa ‘Baper’: Cara Membangun Budaya Kritik Sehat di Kantor

Pernahkah Anda merasa perut mulas hanya karena melihat notifikasi pesan dari bos yang berbunyi, “Bisa ke ruangan saya sebentar?” Jika iya, kemungkinan besar budaya feedback di tempat kerja atau kantor Anda masih terasa menakutkan. Padahal, feedback seharusnya menjadi bahan bakar untuk bertumbuh, bukan hantu yang menjatuhkan mental. Membangun budaya kritik yang sehat membutuhkan lebih dari sekadar keberanian untuk bicara jujur….

Baca:  Keberhasilan Google dalam Memanajemen Karyawan melalui Aplikasi HRIS
nusawork
|
12 January, 2026
Mengenal Aturan Cuti Karyawan di UU Cipta Kerja: Mana yang Berlaku dan Mana yang Berubah?

Dunia HR

Mengenal Aturan Cuti Karyawan di UU Cipta Kerja: Mana yang Berlaku dan Mana yang Berubah?

Banyak simpang siur informasi mengenai hilangnya beberapa hak cuti sejak UU Cipta Kerja diberlakukan. Namun demikian, kenyataannya tidak semua cuti dihapus. Pemerintah tetap mengatur standar minimal yang harus dipatuhi perusahaan untuk menjamin kesejahteraan pekerja. Mari kita bedah satu per satu agar tidak ada lagi keraguan antara hak karyawan dan kewajiban perusahaan, juga apa saja aturan cuti karyawan yang berlaku pada…

Baca:  AI Merajalela Perusahaan Tidak Rela: Sebuah Seni untuk Bersahabat dengan Kemajuan Teknologi AI
nusawork
|
09 January, 2026
Kesalahan Payroll yang Sering Terjadi, HR Wajib Tahu Ini

Dunia HR

Kesalahan Payroll yang Sering Terjadi, HR Wajib Tahu Ini

Bagi tim HR dan manajemen, payroll bukan sekadar menghitung angka. Ia adalah detak jantung perusahaan: memastikan karyawan menerima haknya tepat waktu, akurat, dan transparan. Namun, kenyataannya banyak perusahaan masih berhadapan dengan masalah dan kesalahan payroll yang berulang dan melelahkan. Mengapa Payroll Sering Jadi Momok bagi HR? Beberapa kesalahan payroll yang sering terjadi: Human Error dalam Input Data Salah memasukkan jam…

Baca:  THR: Definisi, Sejarah, Hukum & Penghitungan
nusawork
|
26 December, 2025
nusawork

Siap untuk kerja lebih produktif dengan Nusawork?

Optimalkan administrasi HR perusahaan Anda dan tingkatkan produktivitas karyawan dengan sistem HR terintegrasi.