Meningkatkan Kesejahteraan Karyawan melalui PTO: Sebuah Perbandingan Global

tulus

|

28 May, 2024

Bagikan artikel ini

Icon Facebook

Icon Twitter

nusawork hr and pto

Dalam dunia kerja yang kompetitif dan sibuk seperti sekarang, penting bagi perusahaan memperhatikan kehidupan kerja-keseimbangan bagi karyawan mereka. Salah satunya adalah dengan cara meningkatkan kesejahteraan karyawan perusahaan melalui PTO.

Perusahaan dapat melakukannya dengan mulai menyediakan Cuti Berbayar (Paid Time Off/PTO) yang memadai bagi karyawan. PTO tidak hanya memberikan kesempatan karyawan untuk beristirahat dan menyegarkan diri, tetapi juga meningkatkan kepuasan kerja dan produktivitas.

Merujuk sumber clocktify, beberapa negara menonjol dengan memberikan PTO yang melimpah kepada karyawannya.

Negara-negara seperti Iran, San Marino, dan Yaman menawarkan lebih dari 40 hari cuti berbayar, termasuk hari libur.Di sisi lain, negara-negara Eropa umumnya memiliki standar minimum sekitar 20 hari cuti berbayar.

Di Kanada misalnya, pekerja biasanya memiliki 2 minggu cuti berbayar setelah 1 tahun bekerja, dan biasanya 3 minggu setelah 5 tahun bekerja. Di Australia, pekerja menerima 4 minggu cuti berbayar setiap tahun. Di beberapa negara Asia, seperti China dan Jepang, standar PTO lebih rendah, berkisar antara 5 hingga 15 hari.

Baca Juga : Strategi Pengembangan Karir untuk Karyawan Berpotensi Tinggi

Bagaimana cara Perusahaan di Indonesia mengupayakan kesejahteraan karyawan melalui PTO?

Di Indonesia, kebanyakan perusahaan memberikan 12 hingga 15 hari cuti berbayar per tahun bagi karyawannya. Selain itu, karyawan juga mendapatkan cuti bersama nasional, seperti Hari Raya Idul Fitri dan Natal, yang biasanya ditambahkan ke PTO mereka.

Jika melihat informasi tersebut, bisa jadi ada perbandingan yang signifikan jika dibandingkan dengan kebijakan PTO dari negara-negara lain. Kebijakan PTO tersebut merupakan hal yang dianggap sebagai satu cara meningkatkan kualitas pekerja dalam mencapai kerja-keseimbangan. Kebijakan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi karyawan dalam kontribusinya dalam bekerja.

Berikut adalah perbandingan PTO antara standar global dan yang berlaku di Indonesia:

Untuk tabel perbandingan PTO beberapa negara dibandingkan dengan PTO yang berlaku di Indonesia dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Hasil tersebut merupakan survei yang dilakukan Clocktify dari berbagai sumber dan dibandingkan dengan yang berlaku di Indonesia.

Negara/Negara Bagian Jumlah PTO (hari) Perbandingan dengan Indonesia
Iran 53 Tertinggi dari yang disurvei
San Marino 46 Tertinggi dari yang disurvei
Yaman 45 Tertinggi dari yang disurvei
Andorra 44 Tertinggi dari yang disurvei
Bhutan 44 Tertinggi dari yang disurvei
Bahrain 44 Tertinggi dari yang disurvei
Togo 43 Tertinggi dari yang disurvei
Niger 43 Tertinggi dari yang disurvei
Madagaskar 43 Tertinggi dari yang disurvei
Monaco 42 Tertinggi dari yang disurvei
Kanada 15-21 Sedikit lebih tinggi
Australia 20 Sedikit lebih tinggi
China 5-15 Lebih rendah
Jepang 10 Lebih rendah
Amerika Serikat (AS) <20 Sedikit lebih rendah
Indonesia 12-15

Dari perbandingan ini, terlihat bahwa Indonesia berada di tengah-tengah dalam hal jumlah PTO. Meskipun lebih baik daripada beberapa negara seperti China atau Jepang, Indonesia masih kalah jauh dibandingkan dengan negara-negara Eropa dan beberapa negara lain yang memiliki standar PTO yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan perlunya perhatian lebih dari pemerintah dan perusahaan dalam memperhatikan kesejahteraan karyawan.

Baca Juga : Aspek Legalitas dalam Manajemen Karyawan yang Harus Dipahami HR dan Manajer

Dalam era di mana keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi semakin dihargai, penting bagi negara-negara dan perusahaan untuk meninjau kebijakan PTO mereka.

Meskipun ada perbedaan dalam standar di seluruh dunia, memberikan waktu istirahat yang cukup kepada karyawan adalah langkah penting untuk memastikan kesejahteraan dan produktivitas mereka. Semoga perbandingan ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya PTO dan mendorong perubahan positif dalam kebijakan perusahaan di masa depan.

Artikel Terkait

THR Cuma Numpang Lewat? Ini Cara Jitu Persiapan THR Biar Gak Boncos!

Blog

THR Cuma Numpang Lewat? Ini Cara Jitu Persiapan THR Biar Gak Boncos!

Bulan Ramadhan sebentar lagi tiba, dan satu hal yang paling dinantikan selain buka puasa bersama adalah THR (Tunjangan Hari Raya). Tapi jujur deh, sering gak sih merasa THR itu kayak “tamu” yang cuma mampir sebentar? Baru cair pagi, sorenya sudah habis buat checkout keranjang kuning atau bayar hutang paylater. Apa saja langkah- langkah yang harus kamu lakukan untuk persiapan THR?…

Baca:  Generasi Z di Tempat Kerja: Menavigasi Nilai, Ekspektasi, dan Masa Depan Karier
nusawork
|
31 January, 2026
Transformasi Kantor Hijau: Mengapa Digitalisasi dan Efisiensi Energi Adalah Kewajiban Bisnis Terkini

Blog

Transformasi Kantor Hijau: Mengapa Digitalisasi dan Efisiensi Energi Adalah Kewajiban Bisnis Terkini

Di tahun 2026, wajah perkantoran telah berubah drastis. Jika beberapa tahun lalu gerakan tanpa kertas (paperless) dianggap sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), kini kondisinya telah berbeda. Digitalisasi dan efisiensi energi untuk perkantoran telah bertransformasi menjadi kebutuhan regulasi yang mengikat bagi banyak sektor bisnis. Perusahaan yang lambat beradaptasi tidak hanya tertinggal dalam hal tren, tetapi juga berisiko…

Baca:  Mengenal Anggaran Tenaga Kerja: Definisi, Manfaat, Aturan, Contoh & Langkah Penyusunan
nusawork
|
28 January, 2026
Strategi "Snowball" Warren Buffett: Membangun Kekayaan Melalui Konsistensi dan Kesederhanaan

Blog

Strategi “Snowball” Warren Buffett: Membangun Kekayaan Melalui Konsistensi dan Kesederhanaan

Banyak orang memimpikan kekayaan instan, namun Warren Buffett, pria yang dijuluki sebagai “Oracle of Omaha”, membuktikan bahwa kekayaan sejati dibangun di atas pondasi kesabaran. Buffett tidak menjadi miliarder dalam semalam; faktanya, lebih dari 90% kekayaannya justru didapatkan setelah ia melewati usia 50 tahun. Kisah hidupnya adalah pengingat bagi kita semua bahwa strategi finansial Warren Buffett berfokus pada kekuatan waktu dan…

Baca:  Lebih Pilih Aktivitas atau Hasil? Ini Dilema Seorang Atasan
nusawork
|
24 January, 2026
nusawork

Siap untuk kerja lebih produktif dengan Nusawork?

Optimalkan administrasi HR perusahaan Anda dan tingkatkan produktivitas karyawan dengan sistem HR terintegrasi.